Oleh: noorf | November 1, 2009

SIK , mengko disik;

Management Information System (MIS), punya wanita ? (Baca Mis artinya Nona). Contoh konkrit ada di Dinkes Propinsi ada dewi2 TI disana ( hallo Bu Berty & mb Ani ).
Banyak alasan datanya sering hilang alias MISsing, sehingga menimbulkan MISpersepsi dan MISunderstanding.
Lha… kalau dibiarkan (perilaku menunda = sik, kosik, mengko disik) akan mengganggu Sistem Informasi Kesehatan (SIK), bakalan sick (baca : sik) beneran …
Naudzu billah tsumma naudzu billah

Oleh: noorf | Februari 21, 2009

Keselip Lidah

Mana yang kau pilih ?

Memberdayakan atau memperdayakan ?
Membina atau membinasakan ?
Dipromosikan atau dipromosingkirkan ?
Menguat atau menguatirkan ?

Kesimpulannya ditambah akan berkonotasi negatif ya… Ada yang mau nambah ?

Oleh: noorf | November 5, 2008

2% dari 20% dari 100% yang berpengaruh

Ada Teori/Hukum ABC yang menyatakan bahwa : 80% pendapatan perusahaan ditentukan oleh 20% kegiatan perusahaan tersebut (betul nggak ya kutipannya). Nah menurut saya ini juga berlaku di kesehatan karena prinsip-prinsip eksternalitas. Ingat HIV-AIDS yang jumlah penderitanya di Indonesia diperkirakan 300ribuan dibanding jumlah penduduk Indonesia yang 240juta jiwa, memperkuat iceburg phenomenon tersebut. Akan halnya penyakit pandemi atau penyakit karantina, angkanya mungkin 0.000xx%  tetapi karena efeknya yang sangat besar pada suatu negara juga menjadi berpengaruh terhadap kebijakan kesehatan. Ini kami ungkapkan untuk juga merujuk pada kasus flu burung, yang sampai kapan ya…. berakhir karena terkait pembiayaan kesehatan juga. selengkapnya

Oleh: noorf | November 2, 2008

Human Being atau Human Doing

Sudah 3 kali pertanyaan serupa ditujukan kepadaku. Pilih mana atau baik mana Human being atau human doing. Dan aku selalu cenderung menjawab human being, karena idiom human doing tak lazim kudengar.

Mengapa memilih human being adalah lebih karena menurut penalaran sih artinya manusia (seutuhnya yang bermartabat), tapi betul gak ya? Nah adapun human doing lebih bersifat aktif bekerja/beraktivitas namun kok kurang sreg ya dengan istilah tersebut, seperti dignitynya nggak ada. Bagaimana pendapat kalian ? Mana yang lebih baik : Human Being atau Human Doing ?

Pagi hari ini saya diskusi tentang pelaksanaan Lomba Balita Sejahtera Indonesia (LBSI). Dalam salah satu kriteria lomba disebutkan latar belakang pendidikan ibu, yang nilainya semakin tinggi apabila pendidikannya semakin tinggi (lulusan Perguruan Tinggi) dibanding dengan ibu yang tidak lulus SD. Berikut ini kurang lebih petikan pembicaraan saya dengan teman saya :

” Kasihan kalau anak yang potensial menang jatuh penilaiannya gara-gara latar belakang pendidikan ibunya rendah. Apalagi menurut penelitian selengkapnya

Tulisan Sebelumnya »

Kategori